Showing posts with label kisah. Show all posts
Showing posts with label kisah. Show all posts

Thursday, December 12, 2013

5 Kisah Paling Unik dan Aneh di Sepakbola

Banyak kisah lucu dan aneh yang terjadi dalam sepakbola. Namun, ada beberapa kisah yang benar-benar menggelitik kita. Berikut ini lima kisah aneh tapi nyata di dunia sepakbola yang bisa menggelitik perut Anda seperti dilansir dari SoccerLens.

1. Dilarang Tertawa



Insiden itu dialami timnas Chile U-20 saat mengikuti sebuah turnamen junior di Uruguay pada 2002. Ketika itu Federasi Sepakbola Chile (FFC) menjatuhkan denda kepada seluruh pemain timnas U-20 karena tertawa. Ketika itu seluruh pemain Chile U-20 tertawa saat makan malam bersama. Di saat bersamaan, sang pelatih mencoba memberi pengarahan. Sang pelatih ternyata menilai para pemainnya tidak menanggapinya dengan serius.

"Kami sedang makan, dan salah satu pemain menceritakan kisah lucu. Kami semua tertawa dengan keras, tapi pelatih tidak senang dan menyuruh kami meninggalkan meja makan. Kemudian kami dijatuhi denda. Mungkin mereka ingin kami bersikap seperti sedang di pemakaman," ujar gelandang Luis Jara kepada Las Ultimas Noticias.



2. "Sayang! Aku Sibuk!"



Seorang pelatih di Inggris, Dave Nicholls, pernah diusir wasit dalam sebuah pertandingan dengan cara yang konyol pada 2005. Saat memimpin timnya dari pinggir lapangan, tiba-tiba telepon selularnya berbunyi. Ternyata, sang istri yang menelepon. Kesal konsentrasinya terganggu, Nicholls pun teriak-teriak kepada sang istri dari pinggir lapangan. Karena dianggap mengganggu jalannya pertandingan, wasit pun mengusir Nicholls.



3. Super Mario Marahi Kepala Sekolah



Pada 2011, ada seorang bocah fans Manchester City mendatangi markas latihan Carrington dan meminta tanda tangan Mario Balotelli. Striker asal Italia kemudian bertanya kepada sang bocah kenapa tidak masuk sekolah. Sang bocah mengatakan malas masuk sekolah karena sering di-bully teman sekelasnya. Balotelli pun langsung menjemput ibu sang bocah dan mendatangi sekolah. Striker AC Milan itu kemudian masuk ke ruang kepala sekolah dan menuntut agar sang bocah lebih diperhatikan.



4. Curi Dudukan Toilet



Bek Liverpool, Glen Johnson, pernah membuat kontroversi pada 2006. Ketika dipinjamkan Chelsea ke Portsmouth, Johnson pernah ditangkap polisi karena mencuri dudukan toilet di toko B&Q Home. Dudukan toilet itu seharga £50 (setara Rp753 ribu). Padahal ketika itu gaji Johnson sebesar £30 ribu (setara Rp452 juta) per minggu. Bek timnas Inggris itu kemudian dijatuhi denda £80 (setara Rp1,2 juta).



5. Pingsan di Lapangan

 
Pada semifinal Piala Dunia 1930 antara Argentina melawan Amerika Serikat terjadi insiden lucu. Saat pertengahan babak kedua, salah satu pelatih AS, Jock Coll, berlari menghampiri wasit John Langenus karena tidak puas dengan keputusannya. Coll kemudian membanting tas yang dibawanya. Sial bagi Coll, tas tersebut berisikan sebuah botol chloroform. Coll pun pingsan di lapangan karena menghirup chloroform tersebut.
Read More..

Monday, November 25, 2013

4 Kisah Unik yang Disebabkan Terlalu Bersemangatnya Melakukan Hubungan Intim


Halo!
Sobat dorodeni.co.cc :)

seks
Dikutip dari The Frisky, berikut ini empat kisah unik yang disebabkan terlalu bersemangatnya melakukan hubungan intim.

1. Tuli Akibat Berciuman
Berciuman merupakan salah satu cara foreplay yang paling umum. Namun hati-hati, ciuman yang seharusnya membangkitkan gairah bercinta justru bisa menyebabkan bencana. Seorang wanita asal China harus dilarikan ke rumah sakit karena kehilangan pendengaran di telinga sebelah kirinya saat berciuman.

Ciuman yang terlalu bersemangat, bisa memecahkan gendang telinga. Penyebabnya, ciuman mengurangi tekanan pada mulut, sehingga menarik gendang telinga keluar dan mengakibatkan kerusakan pada telinga. Tuli karena berciuman, biasanya baru akan normal kembali setelah dua atau tiga bulan. Meskipun berciuman normalnya sangat aman, namun para dokter menyarankan untuk tidak terlalu memberi banyak tekanan saat melakukannya.

2. Kelumpuhan Karena Ciuman di Leher
Wanita asal New Zealand pernah dilaporkan datang ke rumah sakit dengan tangan yang lumpuh. Dokter yang memeriksanya lalu menemukan kalau dia mengalami stroke ringan karena ciuman di leher yang terlalu bersemangat dari pasangannya. Setelah ditelusuri lebih jauh, ternyata ditemukan adanya gumpalan darah di pembuluh arteri pada leher sebelah kirinya. Hal tersebut disebabkan hisapan yang terlalu kuat, sehingga menimbulkan trauma fisik. Akibatnya, terjadi memar di dalam pembuluh darah.

3. Kondom Tertelan
Kondom yang seharusnya jadi ‘pengaman’ saat berhubungan seks pun bisa menimbulkan kecelakaan jika tidak digunakan secara benar. Seperti yang dialami seorang wanita di India, ia menderita batuk dan demam yang tak kunjung sembuh. Meskipun sudah diberi antibiotik dan obat, kondisinya itu terus berlangsung tanpa diketahui penyebabnya. Belakangan ditemukan, batuk dan demam misterius itu ternyata disebabkan oleh kondom yang bersarang di tenggorokannya selama enam bulan. Kondom terhisap saat dia melakukan oral seks, tanpa dia sadari.

4. Hilang Ingatan
Seorang wanita berusia 59 tahun asal Washington, tiba-tiba merasa kebingungan tanpa sebab dan tidak bisa mengingat apapun. Setelah dibawa suaminya ke rumah sakit, ternyata wanita tersebut didiagnosis terkena penyakit Transient Global Amnesia (TGA) dan penyebabnya adalah seks. Dikutip dari detikhealth, TGA merupakan penyakit hilang ingatan atau amnesia yang salah satu faktornya dipicu oleh hubungan seks.

Penyakit ini tidak menunjukkan gejala apapun. Namun gejala TGA biasanya muncul setelah melakukan aktivitas berat, seperti berhubungan seks, olahraga berlebih, membenamkan diri langsung dalam air dingin atau panas, melakukan pekerjaan berat atau bahkan mengguncangkan kepala. TGA memang termasuk penyakit langka, tapi sering terjadi pada pasangan tua.

Yang berlebihan emang ga baik ya...

Read More..

Monday, October 28, 2013

Mengajar Menggambar Mahasiswa L A sebuah Kisah Nyata

Tentang :
- Tiada hari tanpa menggambar, kapan saja , dimana saja
- Mengatasi rasa takut menggambar
- Dari tak pede menjadi super pede dalam 4 minggu

"Putri , umur 5 tahun", (cropping ), salah satu
dari 4 lukisan "Putri" karya Herri Soedjarwanto.
Lukisan lainnya yang terbesar & historis naratif,
dipasang di rumahnya di Beverly Hills, California. 
Seorang boss di Jakarta bercerita  bahwa putrinya  telah lulus dari Beverly Hills High School  California dan kemudian melanjutkan studinya ke Graphic Design di sebuah College  of Art and Design yang terkenal di Los Angeles, California, yang mahasiswanya berdatangan dari seantero penjuru dunia.

Di tahun ke dua , muncul “masalah besar” bagi sang putri,  yang membuatnya stress, panic dan menangis, setiap menelpon papinya di Jakarta.
Tahun ke dua itu, ada mata kuliah menggambar model / figure,, sedangkan dia “tak bisa menggambar”. Akhirnya boss ( papi ) ini memutuskan agar Putri ( kita sebut saja begitu ) pulang  dulu ke Indonesia untuk libur / cuti kuliah satu bulan. Dan aku diundang ke Jakarta untuk menyelesaikan “masalah besar” putrinya,  

Putri  seorang  gadis  cantik cerdas, kreatif, energik  juga  mandiri dan tegas. Bakat seninya yang besar menurun dari ibunya yang  seorang artis kondang . Kalau saat itu dia “tak bisa menggambar”, wajar , karena kebetulan  memang tak pernah dilatih menggambar.

 “ OK Putri, saya sudah tahu masalahmu. Mengingat waktumu hanya satu bulan di Indonesia dan harus  sudah bisa nggambar, kita harus kerja keras.  Kita panggil model, dan kita gambar tiap hari ..!”

“  Gak setuju mas !  Putri kan cuma satu bulan di Jakarta, lama gak ketemu teman-teman,  pengin juga dong  jalan-jalan, ke Mall, café,  hang out  bareng  teman-teman, .. Gimana dong ? ” dia tunjukkan sederet  daftar acaranya di Jakarta bersama teman-temannya..

“ Astaga.... lha kamu dipanggil pulang kan untuk ajar nggambar ? Kok malah penuh jadwal  jalan-jalan sih ?  Saya kan harus tanggung jawab sama papimu..?? “

“ Waduuhh…. Mas Herri  jangan bilang-bilang ke papi dong,… Pokoknya tolong gimana caranya agar aku bisa nggambar tapi juga nggak ketinggalan acara teman-temanku…  Aku janji nurut  sama mas Herri deh… asalkan papi jangan sampai tahu…”

Setelah berdebat, diskusi mengutak-atik jadwal , akhirnya ada kesepakatan, jalan tengah.  Cara yang sudah sangat kuno tapi terbukti selalu manjur, yaitu :
Boleh lakukan kegiatan apa saja, silahkan enjoy aja, yang pentingdimanapun dan kapanpun wajib membawa  sketch book, dan harus selalu nggambar ..!!
“  OK.. deal..!”


Tiada hari tanpa menggambar, kapan saja , dimana saja.

Komitmen telah dibuat, dan mulai saat itu, aku “mengawal” Putri kemanapun pergi, baik dengan pacarnya, maupun dengan teman-temannya. Dan dia konsekwen,  kemanapun dalam acara apapun, di café-cafe, di Mall, Food court, apartemen , di loby hotel, di restaurant Jepang… pokoknya di manapun dia (..dan aku juga) selalu membawa sketch book, dan selalu menggambar..


Minder,  takut dan gak PeDe

 Kedengarannya enak dan mudah, tapi sebetulnya sangat sulit di awalnya. Masalah pokoknya adalah Putri minder, gak pede, malu bahkan takut gambarnya dilihat orang, karena memang “gak bisa nggambar”…

 “Mau gimana lagi?.. Kalau mau gak dilihat orang ya nggambarnya di studio, panggil model. Tapi kan Putri maunya nggambar sambil  jalan-jalan, ya harus berani gambar di depan orang banyak dong..??

“Yaah,.. mas Herri enak aja ngomong begitu, soalnya mas Herri kan seniman, udah hebat lukisannya… lha Putri.? Pasti di ketawain orang,…  belagu banget , sok demo nggambar , padahal hasilnya peyok.. ancur-ancuran..mau ditaruh mana muka ini?”

“ Ya taruh di muka aja , jangan di belakang… hehehe… Sebetulnya itu hal wajar saja : seniman professional gambaranya bagus, sedangkan Putri mahasiswi baru belajar, gambarnya belum bagus... Apanya yang salah? ..nggak ada kan..? “

“ Yaaa…. Tapi kan….bla…bla…bla…” Putri teruuuss saja mengajukan argument kuat untuk membuktikan bahwa dia tak mampu, yang membuatnya  semakin lemah dan kecil… Bisa kurasakan ketakutannya yang nyata.. Percuma mendebatnya, Jadi aku dengarkan saja semua keluhannya…

Mendadak aku dapat ide untuk menjawab semua kecemasannya, bukan dengan kata-kata tapi dengan tindakan nyata.

“ OK aku mengerti… sekarang kita mulai saja. Putri tak usah ikut nggambar dulu, sementara ini cukup melihat dan mengamati saja.”…


Mengatasi rasa takut , berhenti berpikir langsung bertindak

Saat itu kita sedang di Pondok Indah Mall (PIM), di sebuah café wara laba dari Perancis, yang sedang ramai pengunjung… Selain itu di koridorpun banyak orang berlalu lalang. Di mata wong ndeso seperti saya , mereka terlihat seperti boss, artis atau selebritis semua..

Aku seret kursi , ambil posisi untuk mencuri-curi menggambar “model”. Siapa modelnya?  Siapa saja yang sedang duduk tenang menikmati kopi, rokok atau makanan di café itu. Tentu saja kupilih “model” yang duduknya agak jauh, nggambarnya agak sembunyi-sembunyi sedemikian rupa sehingga si “model” tak tahu dan tak merasa sedang digambar, jadi tak mengganggu kenyamanannya…

Putri duduk di sebelahku. Dia sudah sering lihat lukisanku. Sejak umur 5 tahun sampai remaja, sudah 4 kali aku melukis Putri. Bahkan ada lukisanku yang cukup besar dipasang di rumahnya di Beverly Hills, California. ( lukisan tentang sebuah momentum bersejarah dalam kehidupan Putri dan papinya). Jadi dia percaya dan tak ada masalah dengan kualitas lukisanku. Aku pun tak perlu membuktikan apa-apa kepadanya. Tapi  hari ini ada satu hal lain yang ingin kutunjukkan kepadanya.. sesuatu yang jauh lebih penting..!!


Lakukan dengan ikhlas

Aku sengaja ambil posisi duduk di pinggir luar café yang menyatu dengan lorong dimana  orang ramai berlalu lalang.  Karena posisi yang menyolok sepert itu, orang lewat pada berhenti dan tak lama kemudian terbentuk kerumunan orang melihat aku menggambar, didampingi Putri yang serius mengamati aku menggambar step by step.

Naluri alami setiap insan, apalagi seniman adalah pamer kehebatannya. Orang lain pun berharap untuk bisa menyaksikan kehebatan itu.. Tapi pada saat itu aku berniat  “ikhlas mengorbankan diri”.

Ketika melihat aku menggambar dan melihat hasil gambarku, dari kerumunan itu banyak kudengar kasak kusuk, bisikan-bisikan lirih mereka yang terdengar kecewa dan tak puas...
“ sstt, gambarnya kok jelek gitu ya?”…  “..mungkin baru belajar gambar ya..?”
“..penampilannya doang kayak seniman beneran, tapi gambarnya payah..” …
“ ..kalau cuma segitu sih , anak gue juga bisa kalee…”… dan masih banyak komen miring lainnya.

Kulirik wajah Putri tampak tegang dan tak nyaman sama sekali… Aku tersenyum dalam hati, karena komentar yang seperti itulah yang memang betul-betul  kuharapkan saat itu..

Setelah selesai,  kerumunan pun bubar, Putri melihat-lihat hasil karyaku..
“ Mas gambarnya kok cuma kayak gini sih, kok gak seperti yang sering kulihat?” matanya tajam menyelidik.
“ Ooh ya ?.. Mungkin tanganku masih kaku, karena sudah lama nggak nggambar pake pensil..” jawabku sambil pura-pura sibuk  mengaduk kopi,  tak berani menatap matanya , takut ketahuan berbohong.
“ Mas Herri dengar nggak mereka kasak kusuk tadi ?..”
“ Dengar laaah….”
“ Nggak malu ya ..??”
“ Nggak laaahh …  kenapa harus malu ?”
“ Lhoo?.. Mas Herri kan seniman, pelukis professional, penampilannya aja nyeniman banget gitu ...masak  sih dibilang gambarnya jelek nggak malu?”

“Ooh gituu… tolong Putri dengar dan fikirkan baik-baik .., saya yang seniman professional saja, nggak malu dibilang gambarnya jelek di depan orang banyak... Kenapa Putri yang mahasiswi baru belajar nggambar, harus merasa malu ?.. atau takut kalau gambarnya jelek?... Kenapa ?!.. ”

Putri tersentak kaget, tak bisa ngomong. Dia terdiam cukup lama, kemudian bergumam.
“Eh.. iya juga siiih… tapi aku masih nggak mengerti, gimana mas Herri bisa tetap santai , menghadapi semua itu?”

“ Fokus pada tujuan utama dan ikhlas.. !! ..Tujuan  menggambar untuk memenuhi kebutuhan sendiri, kebutuhan lahir (melatih skill) dan kebutuhan bathin (memuaskan hasrat melukis), bukan untuk pamer ke orang lain biar dipuji,… ikhlas saja..”

“Soal orang ngomong macam-macam itu kan mereka gak tahu kebutuhan kita.. Lagi pula mereka kan cuma bisik-bisik antar mereka, tak ditujukan langsung ke kita. Jadi abaikan saja, nggak penting. Saya berani pastikan:   sejelek-jeleknya gambar saya,  mereka yang bisik-bisik  itu pasti lebih jelek lagi kalau menggambar.. itu mangkanya mereka tak berani bicara langsung… takut kutantang nggambar..” kataku pura-pura arogan…

Jadi, Kita harus tetap focus pada tujuan kita, dan  menggambar dengan ikhlas...

Sejak itu, semuanya menjadi lebih lancar, apalagi sejatinya Putri memang berbakat besar.


Minggu  terakhir

Selama 3 minggu Putri menunjukkan kemajuan drastis… Selama itu aku menggambar mengikuti  “gaya dan irama” Putri, tanpa dia ketahui.  Kupikir kini saatnya  Putri sudah cukup siap untuk melihat dan menerima gambarku yang serius.. Hari itu aku berniat untuk mulai menggambar dengan lepas,  tanpa kutahan-tahan lagi, demi kebaikan dan kemajuan Putri juga.

Disebuah café yang sedang penuh pengunjung, orang sedang antri panjang untuk pesan maupun membayar, ada yang gendong anak, ada yang ngobrol, ada yang bicara dengan kasir, ada yg mendorong kereta bayi, ada yang duduk santai, makan minum.. pokoknya lengkap dalam segala macam pose. Dan aku gambar keseluruhan suasana café itu dalam komposisi yang penuh dan padat…

Ketika Putri melihat gambar itu , spontan dia berseru sanbil  memukul-mukul (nggablogi- jawa) punggungku:
“ Hah…!! .. gokil … keren bangeeet…!!  Jadi… selama ini mas Herri membohongi aku yaa ?? ngerjain aku yaa…???  iiiihh.. jahat banget …. jahat.… jahaat…. !!!”  Dia terus memukulku dengan gemas diiringi derai tawa teman-teman dan pacarnya.

“Sory Putri…, seandainya sejak  awal  aku nggambar seperti ini, apa Putri  berani nggambar disebelahku ? bayangin aja orang memuji gambarku apa Putri nggak semakin minder?”

“Iya  mas,... Putri ngerti kok.. makasih mas Herri mau bersabar dan berkorban kalau nggak gitu mungkin sekarang Putri masih takut dan belum bisa nggambar, gak berani kembali kuliah. “

Hari-hari terakhir..

Hari ini Pak boss turun dari villa, mengundang kita makan, sekalian pengin tahu perkembangan putrinya. Ketika aku dan Putri sampai di Restaurant Jepang itu, ternyata di dalam sudah penuh, diluar pun antrian panjaaang menunggu giliran... Sebagai wong ndeso wajar lah kalau aku harus melongo...

"Wow...!!.. Putri... kita ini mau makan apa mau nonton bola sih... ?". 
"Ha-ha-ha... Ini restaurant paling terkenal mas, antrean seperti ini biasa,  bahkan boss-boss pun pada rela antri. Tuh lihat di sana.. papi mami juga pada antri" katanya sambil melambai.

Tiba-tiba saja Putri ambil posisi mendekati papi maminya, mengambil jarak ideal, lantas duduk dilantai, menyiapkan sketch book A3,... dan... mulai menggambar papi maminya di dalam antrian. 

Gadis cantik dengan super PeDe menggambar ditengah keramaian seperti itu, spontan mengundang orang untuk berkerumun. Aku berniat menjaga dan menemani menggambar di sebelahnya seperti biasa. Tapi Kulihat para pengawal boss ada diantara kerumunan sementara boss melambai ke arahku. Aku segera menghampiri ..

"Gilaa, ...Putri kok bisa pede banget ya,  ?  Padahal dulu begitu ketakutan,  panik , nangis-nangis ingin pulang.. Terimakasih Herri... apapun metode yang kau terapkan dalam waktu yang sesingkat ini,... itu benar-benar efektif.."

"Terima kasih Pak...tapi pada dasarnya dia memang pemberani dan berbakat besar"


catatan penutup
(*) Setelah lulus dari studinya di Otis College of Art and Design, Los Angeles California., Putri sempat menjadi Graphic Designer profesional selama 2 tahun...
Pada saat tulisan ini dibuat, (Juni, 2013),  Putri tinggal di Paris Perancis,  menjalani studi di sebuah Business School di sana.
http://herri-solo.blogspot.com/2013/06/mengajar-menggambar-mahasiswa-l-sebuah.html#more
Read More..

Kisah Seorang Jual Sate Gagak Demi Meraup Uang Gaib

Kisah Seorang Jual Sate Gagak Demi Meraup Uang Gaib - Mendapatkan uang gaib melalui media sate gagak merupakan ciri khas ilmu pesugihan Dewi Lanjar. Dikisahkan, sosok gaib Dewi Lanjar memiliki kekayaan melimpah, berupa harta emas lantakan dan tumpukan uang yang tak terhitung nilainya. Uniknya, mata uang yang dimiliki Dewi Lanjar ini mengikuti mata uang yang berlaku di alam manusia. Konon, mata uang rupiah, dollar Amerika, dollar Singapura, Ringgit Malaysia, dll, terdapat dalam tumpukan uang yang dimiliki Dewi Lanjar.

Itulah sebabnya banyak orang yang berupaya mendapatkan uang gaib tersebut. Mata uang yang diinginkan tergantung peminatnya, asalkan syarat yang diminta Dewi Lanjar dapat dipenuhi, yaitu sate gagak.

Sepintas mudah saja menyediakan sate gagak. Tetapi dalam kenyataannya tidak demikian. Itulah yang dialami Samsudin (48 tahun).

“Pengalaman yang saya alami sangat menakutkan. Bahkan dapat mengancam keselamatan jiwa. Sebaiknya jangan coba-coba mengikutinya,” kenang Samsudin yang menetap di Kampung Pekalipan, Cirebon.

“Bagaimana kisah itu terjadi?” Tanya Misteri.

“Awalnya kami ingin membuktikan uang gaib. Sebenarnya saya tidak terlalu percaya. Tetapi teman saya mengatakan ada seorang kyai di Banyumas, Jawa Tengah, yang memiliki kemampuan mendatangkan uang gaib,” kata Samsudin.

Selanjutnya dikisahkan, Samsudin bersama delapan orang temannya menemui Kyai Dullah di Banyumas. Mereka mengutarakan niatnya mendapatkan uang gaib.

Ketika itu Kyai Dullah hanya tersenyum mendengarnya.

“Apa kalian sudah mantap dengan niat itu? Apa tidak takut dengan resiko yang dihadapi?” Tanya Kyai Dullah.

Tentu saja semuanya menjawab mantap dan siap dengan resikonya. Niat itu sudah bulat dan tidak mungkin diubah lagi.


 

“Baiklah. Siapkan seekor burung gagak. Nanti kita lihat apa yang terjadi,” ujar Kyai Dullah.

Beberapa hari kemudian, Kyai Dullah bersama sembilan orang itu berangkat menuju pasar burung di Plered, Cirebon.

Nasib mereka mujur. Burung gagak berwarna hitam kelam berhasil diperoleh dengan harga 250.000 rupiah seekor.

Bahas Rencana



Pada hari yang telah ditentukan, mereka berkumpul di rumah rekan Samsudin membahas rencana semula.

“Berapa uang yang kalian inginkan?” Tanya Kyai Dullah yang memimpin acara itu.

Samsudin dan teman-temannya bingung mendengar pertanyaan yang mengejutkan itu.

“Lho! Kalian bagaimana? Ingin mendapatkan uang gaib tapi tidak tahu jumlahnya,” kata Kyai Dullah kesal.

“Lima belas milyar,” ujar rekan Samsudin memecah keheningan.

“Rupiah, dollar, ringgit…” Kyai Dullah menyambung cepat.

“Rupiah,” serentak jawaban keluar dari sembilan orang yang sedang bermimpi menjadi kaya tanpa susah payah.

“Baiklah. Burung gagak itu kalian potong dan siapkan 15 tusuk sate. Lalu siapa yang akan berjualan sate gagaknya?” Tanya Kyai Dullah.

Samsudin dan temannya hanya terbengong mendengar pertanyaan itu.

“Apa maksud Kyai?”

“Salah seorang diantara kalian bertugas menjual 15 tusuk sate gagak. Apabila ada yang datang membeli, jangan berikan sate itu sebelum sang pembeli membayar 1 milyar untuk satu tusuk sate,” Kyai Dullah menjelaskan.

“Siapapun yang berjualan harus memastikan pembeli menyediakan uang sebanyak yang kalian inginkan. Kalian juga harus membawa selembar uang seratus ribu sebagai contoh. Katakan pada pembeli agar menyediakan uang seperti uang yang kalian bawa itu,” lanjut Kyai Dullah.

Kesembilan orang itu tersenyum mendengar penuturan Kyai Dullah. Tampaknya tidak terlalu sulit mendapatkan uang bermilyar-milyar rupiah. Tetapi mereka serentak diam, ketika Kyai Dullah bertanya siapa yang akan bertugas menjadi penjual sate gagak.

Terjadilah perdebatan. Mereka saling tunjuk siapa yang akan menjadi penjual. Setelah disepakati, Samsudin dipilih mengambil tugas itu.

Kyai Dullah lalu memanggil Samsudin untuk menjelaskan apa yang harus dilakukan saat berjualan.

“Kamu harus berani dan jangan gentar. Ingat, dalam dunia gaib, justru penjual yang menjadi raja dan bukan pembeli,” nasihat Kyai Dullah.

Memang terdengar aneh. Bisnis manusia jelas mengatakan pembeli adalah raja. Sementara di alam gaib sebaliknya, penjual adalah raja.

Jualan Sate Gagak

Pada malam Jumat, sekitar pukul 21.00 malam, menggunakan mobil mereka menuju tempat yang dipilih berjualan sate. Lokasinya di muara sungai Kalijaga, persis di tepi laut.

Seorang diri Samsudin berjalan ke arah lokasi tersebut sambil membawa 15 tusuk sate gagak dan peralatan untuk membakar sate. Lokasi tersebut dipenuhi pepohonan lebat dan alang-alang. Sambil berjalan, Samsudin harus membabat alang-alang dengan sebilah parang. Sekitar 1 meter dari tepi laut, Samsudin membersihkan tempat yang akan digunakan berjualan. Setelah itu dia mulai membakar satu persatu sate yang dipersiapkan.

Sementara itu, posisi Kyai Dullah dan teman-temannya berada di dekat mobil yang berjarak sekitar 500 meter dari Samsudin. Kyai Dullah melakukan ritual dekat mobil tersebut.

Tepat jam 22.00 malam, 15 tusuk sate yang dibakar sudah matang dan siap dijual. Aroma daging terbakar menyeruak ke segala arah.

Sebagaimana petunjuk Kyai Dullah, Samsudin berteriak-teriak seolah memanggil pembeli.

“Sate gagak….sate gagak. Siapa mau beli,” teriak Samsudin sambil mengacung-acungkan satenya.

Tampaknya belum ada yang datang membeli. Samsudin mulai didera rasa takut. Suasana malam terasa mencekam. Debur ombak dan desiran angin mendirikan bulu roma. Pada saat itu, Samsudin membaca doa-doa dalam hati.

Beberapa saat kemudian, Samsudin tersentak kaget mendengar suara petir yang keras. Kilatan petir bahkan berjarak beberapa meter dari tempatnya duduk.

“Astaghfirullah,” teriak Samsudin dalam batin. Kilatan petir terasa menyambar kepala, hingga secara refleks menunduk menghindarinya.

Belum hilang rasa kaget mendengar petir, tiba-tiba seekor burung hantu terbang berputar-putar. Samsudin yang tangan kanannya masih memegang sate gagak langsung saja mengacung-acungkan tangannya sambil berteriak. Sementara tangan kirinya memegang selembar uang seratus ribu rupiah.

“Sate gagak… sate gagak…siapa mau beli,” teriak Samsudin dengan suara parau.

Burung hantu itu hinggap pada sebatang pohon sekitar 10 meter darinya. Matanya menatap tajam. Samsudin balas menatapnya sambil terus berteriak-teriak menawarkan sate gagak.

Burung hantu itu lalu turun di tanah dan mulai berjalan mendekat. Tetapi tiba-tiba saja burung itu terlempar menjauh sambil mengeluarkan suara keras.

Samsudin terkejut melihat kejadian itu. Tapi dia tidak mengerti apa yang terjadi.

Sambil membakar sate gagak agar aroma daging tetap menyebar, Samsudin terus berteriak-teriak memanggil pembeli.

“Sate gagak….sate gagak…sate gagak. Siapa mau beli,” teriak Samsudin.

Entah darimana datangnya, Samsudin tersentak melihat sosok gaib berujud manusia setengah badan muncul dari semak-semak belukar.

Sosok gaib itu hanya terlihat dari dada ke atas. Bagian perut dan kakinya tidak ada. Sosok gaib itu berambut gondrong, berwajah seram dan mata merah menyala. Seperti melayang, sosok itu mendekati Samsudin.

Anehnya, sosok itu berhenti 10 meter di depan Samsudin. Makhluk dari bangsa jin itu menatap tajam dengan mulut seolah sedang berbicara.

“Sate gagak…sate gagak….sate gagak. Ayo beli sate gagak. Murah…satu milyar untuk satu tusuk sate gagak,” kata Samsudin berteriak sambil mengacungkan sate gagak di tangan kanan dan uang seratus ribu di tangan kiri. Samsudin berharap makhluk gaib itu datang mendekatinya dan membeli sate gagak.

Sebagaimana petunjuk Kyai Dullah, Samsudin harus menunjukkan sate gagak itu kepada pembeli. Apabila sang pembeli berminat, maka Samsudin harus pula menyodorkan uang seratus ribu rupiah untuk pembayarannya.

Tetapi Samsudin heran melihat sosok setengah badan itu tidak juga mendekat. Padahal ekspresi wajah gaib itu terlihat berminat membeli sate.

Samsudin tidak menyerah. Dia terus berteriak-teriak menawarkan dagangannya. Agaknya pancingan ini berhasil, sosok gaib itu bergerak mendekatinya.

Tiba-tiba sosok gaib itu mengeluarkan suara lengkingan keras disertai kobaran api. Sosok gaib itu terbakar dan kemudian lenyap.

“Astaghfirullah,” teriak Samsudin dalam batin. Dia heran mengapa makhluk itu terbakar.

Buaya Putih

Tetapi Samsudin tetap bertahan. Keinginannya mendapatkan uang gaib sudah bulat. Apapun yang terjadi. Samsudin memang kesal dengan teman-temannya yang memilihnya berjualan sate. Sementara mereka asyik duduk di mobil menunggu perkembangan. Pada saat itu Samsudin tidak menyadari rekan-rekannya di dalam mobil lari kocar-kacir akibat mobil tersebut diguncang-guncang keras sejumlah sosok gaib hingga terperosok ke dalam parit. Bahkan Kyai Dullah pun lari ketakutan.

Sekitar pukul 02.00 pagi, Samsudin melihat pemandangan aneh. Dua buah perahu melaju pelan dari arah muara sungai Kalijaga. Semakin lama perahu itu mendekati posisi duduknya yang hanya berjarak 1 meter dari tepi laut.

Samsudin mengamati kedua perahu itu. Aneh, tidak ada seorang pun di dalam perahu. Tetapi Samsudin dengan sangat jelas melihat beberapa tumpukan karung di dalam perahu.

“Apa isi karung-karung itu? Pikir Samsudin. Setelah Samsudin menghitung, ternyata jumlah karung itu ada 15.

“Apakah karung-karung itu berisi uang 15 milyar? Tetapi mengapa perahu itu terus berjalan dan tidak berhenti?” Tanya Samsudin dalam hati.

Kedua perahu itu berjalan di muara sungai dan menuju laut lepas. Deburan ombak seketika melenyapkan perahu itu.

Samsudin mulai pesimis sate gagak yang dijualnya akan laku. Tetapi dia belum mau beranjak pulang sebelum kedatangan sosok gaib Dewi Lanjar. Dia masih menunggu putri dari bangsa jin yang sangat kaya itu.

Menjelang pukul 03.00 pagi, Samsudin dikejutkan kedatangan seekor buaya putih berukuran raksasa. Lebar badan buaya itu sekitar 2 meter, dengan panjang hampir 15 meter.

Buaya berbadan besar itu muncul dari dalam sungai dan berjalan terseok-seok mendekatinya.

“Sate gagak…sate gagak. Ayo beli sate gagak,” teriak Samsudin sambil menatap ke arah buaya yang berjarak sekitar 10 meter. Kali ini, tubuh Samsudin gemetar. Dia khawatir buaya itu akan memangsa dirinya dan bukan sate gagak yang dipegangnya.

Lagi-lagi kejadian yang sama terulang. Buaya yang mendekatinya itu terlempar jauh ke belakang. Tubuhnya melayang dan terhempas di permukaan sungai. Suaranya keras menggelegar.

“Astaghfirullah,”teriak Samsudin.

Beberapa saat kemudian, muncul lagi buaya besar dan berjalan mendekatinya. Tetapi buaya itu kembali terhempas di permukaan sungai.

Setelah peristiwa itu, tidak ada lagi kejadian aneh yang dialami hingga fajar menyingsing.

Samsudin berkemas meninggalkan lokasi berjualan dan berjalan menuju temannya menunggu di mobil.

Dia heran melihat teman-temannya sibuk mendorong mobil yang terperosok di parit.

“Apa yang terjadi?” Tanya Samsudin.

Seorang temannya mengatakan, mobil itu diguncang-guncang sosok tak kasat mata hingga terperosok di parit. Beruntung tidak terlalu membahayakan. Mobil pun dikeluarkan dari parit hingga mereka dapat pulang.

Dalam perjalanan pulang, Kyai Dullah bertanya kepada Samsudin seputar pengalaman yang dialami.

Setelah mendengar cerita Samsudin, Kyai Dullah tersenyum.

“Tentu saja sate gagak itu tidak laku. Sepanjang berjualan kamu terus melantunkan zikir di dalam hati. Dewi Lanjar takut dan tidak berani mendekat,” kata Kyai Dullah yang mengaku baru pertama kali ini gagal mendatangkan uang gaib.

Menutup kisahnya kepada Misteri, Samsudin berkata,

“Ini pelajaran buat saya bahwa mendatangkan uang gaib itu perbuatan batil. Buktinya makhluk gaib itu takut dengan bacaan zikrullah.”

[ source ]
Read More..

Berikut 12 Kisah Mukjizat Selamat Dari Kecelakaan Pesawat

Berikut 12 Kisah Mukjizat Selamat Dari Kecelakaan Pesawat - Mukjizat (miracle) ataupun Keajaiban selalu berjalan di luar Logika Manusia. Begitupun dengan Musibah, Bencana dan Kecelakaan kita tidak mempunyai kuasa untuk menghindarinya. Namun, se dashyat Apapun Maut yang mengancam Nyawa manusia jika Tuhan belum menghendaki Manusia itu akan tetap Hidup.

Seperti halnya ke 12 Orang ini yang mengalami Mukjizat dan menjadi satu-satunya Korban yang tetap hidup dari Ratusan Korban Kecelakaaan jatuhnya Pesawat. Bagaimanakah cara mereka bertahan untuk memperjuangkan hidup mereka. Sahabat anehdankonyol.com berikut Kisah Kisah Keajaiban yang mereka alami :

1.Erika Delgado, Selamat karena mengapung di atas Daun Lily Pad



Pada tanggal 17 Maret 1995, Pesawat komersial International DC-9 terjatuh ke dalam 37 Mil di Rawa-rawa sebelum berhasil mendarat di Bandara Penerbangan Cartagena. Peristiwa itu menewaskan 149 penumpang termasuk Awak pesawat dan kedua orang tua Erika Delgado. Gadis kecil berusia 9 tahun itu adalah satu-satunya Korban yang selamat dari peristiwa tersebut. Dirinya berhasil diselamatkan Team Penyelamat Evakuasi, yang mendengar suara tangisannya.

Salah seorang Team Penyelamat yang menolongnya menuturkan, dia takjub karena Bocah 9 tahun tersebut tidak tenggelam di rawa kedalaman 5 m itu karena Tumpukan Daun Teratai Lily Pad yang membuat tubuhnya mengapung. Dan herannya lagi saat ditolong Erika berkata kepada Penyelamat tersebut, Apakah kau Malaikat yang dikirim Tuhan untuk menolongku ?.

Di Colombia Erika dijuluki sebagai Little Miss Miracle, saat diwawancarai dia berkata dengan Lugunya. Aku mendengar Jerit tangis kesakitan orang-orang disekitarku dan lambat laun suara mereka perlahan hilang. Tidak ada lagi orang yang aku harapkan dapat menolongku, bahkan ayah dan ibuku. Aku menjerit, menangis dan merasa sangat takut sekali.

Namun, tiba-tiba aku Teringat akan Perkataan Guru Sekolah Mingguku bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan anak-anaknya. Aku berdoa dan percaya Tuhan akan segera menolongku. Aku terus berdoa dan dalam doaku aku diberitahu untuk tetap berada di atas daun dan tidak bergerak sampai aku ditemukan.

2.Bocah 9 Tahun yang tertindih diantara pecahan Bangkai Pesawat


Sebuah Tragedi Kecelakaan Pesawat Terbang pada Tahun 2010 terjadi di Libya. Pesawat The Afriqiyah Airways AirBus A330 mengalami Nasib Naas. Pesawat yang membawa 104 Penumpang dan 11 Awak Kapal itu jatuh dan hancur terbakar di Pedalaman Hutan Afrika. Dalam Kecelakaan tersebut hanya 1 Orang yang selamat yaitu Ruben Von Assouw, bocah berumur 9 Tahun.

Entah bagaimana caranya hingga Bocah ini beruntung dan selamat dari Kecelakaan Hebat tersebut. Menurut salah satu Petugas yang ikut mencari Korban dalam kecelakaan itu, dirinya mendengar teriakan lemah minta tolong anak kecil. Dengan segera Petugas tersebut memanggil rekan-rekannya untuk membantu mengevakuasi Ruben yang tertindih diantara pecahan bangkai pesawat.

Ketika sadar dari Koma, Ruben menuturkan bahwa dirinya pergi berlibur bersama kedua orang tuanya untuk mengunjungi Kebun Binatang di Afrika. Namun sayang maut tak dapat dihindari, kedua orang tuanya tewas dalam kecelakaan pesawat tersebut.

3.Cecilia Chan, diselamatkan dalam Pelukan Ibunya yang Tewas Terbakar


Sahabat anehdankonyol.com ini adalah Kisah Hidup di luar Logika Manusia. Cecilia Chan seorang Gadis berusia 29 tahun pernah mengalami Peristiwa Naas Kecelakaan Pesawat saat dia berumur 4 tahun bersama Ibu dan Kakaknya. Cerita bermula saat 16 Agustus 1987 ketika dia kembali dari liburan bersama Ayah, Ibu (Paula) dan Kakaknya David, 6 tahun.

Mereka kembali ke Phonix, Arizona dari Michigan setelah merayakan Ulang tahun Paula di rumah Orangtuanya (Nenek Cecilia). Saat Pesawat lepas landas di Bandara Detroit 3 C dengan ketinggian baru 500 meter pesawat oleng dan terjatuh ke jalan raya hingga menabrak Jembatan dan banyak Kendaraan Mobil Tertimpa dan Terbakar.

Dalam Kecelakaan itu 156 Awak dan Penumpang Pesawat dinyatakan Tewas, belum termasuk jumlah korban dari pengendara Mobil. Sebuah penyelidikan menemukan bahwa Kecelakaan tersebut akibat Kelalaian Pilot Pesawat John R.Maus yang tidak mengkonfigurasi take off Pesawat dengan benar.


Cecilia Chan menjadi satu-satunya Korban yang selamat dari musibah itu. Cecilia yang saat itu berusia 4 tahun ditemukan oleh Team Pemadam kebakaran dengan Kondisi kritis dalam pelukan Ibunya. Menurut salah satu Team penyelamat saat mengevakuasi Korban kecelakaan, dirinya mendengar suara tangisan Boneka Bayi.

Dan setelah mencari source suara tersebut, dirinya menemukan Cecilia yang berada di sebelah boneka bayi bersama Ibunya. Dengan segera dirinya melepaskan Cecilia dari pelukan Ibunya yang Tewas dengan kondisi tubuh setengah terbakar. Cecilia mengalami patah kaki, tengkorak retak dan Luka bakar.

Dia menjalani empat cangkok kulit untuk luka bakar di lengan dan kakinya. Dan setelah proses pemulihan dirinya sudah dapat berjalan kembali dan hidup bahagia bersama orang tua angkatnya Pendeta Andrew Robberech. Untuk selalu mengenang peristiwa itu, Cecilia membuat sebuah Tatto Pesawat di Lengan Kirinya

4. Annete Herfkens, Bertahan Hidup Dengan Minum Air Hujan selama 8 hari


Pada tanggal 14 November 1991 terjadi Kecelakaan Pesawat Vietnam Airlines yang membawa 25 penumpang dan 6 awak Pesawat. Kecelakaan terjadi akibat kelalaian Pilot Pesawat yang terbang terlalu rendah hingga tidak dapat menghindari tabrakan dengan Pegunungan di Vietnam. Hanya Herfkens yang selamat dari seluruh Awak dan Penumpang dalam kecelakaan maut tersebut.

Dalam keadaan penuh Luka Berat, wanita ini berjuang untuk tetap hidup. Selama 8 hari Annete Herfkens berbaring lemah dan tak dapat bangun, dia tak makan dan hanya minum dari air hujan yang turun. Annete menuturkan, saat kecelakaan Tubuhnya Terlempar jauh dari Bangkai Pesawat dan ketika sadar dia mendengar banyak teriak kesakitan penumpang lainnya.

Namun dirinya tidak dapat berbuat apa-apa, karena dia sendiri begitu lemah dan tak dapat bangun. Dengan tubuh penuh cedera dan patah tulang Annete tetap berjuang untuk hidup dan hampir setiap malamnya dia demam menggigil akibat infeksi lukanya. Dan akhirnya Team penyelamat datang mengevakuasi dirinya, walau dirasakannya pertolongan itu terlalu terlambat. Bila saja tidak sampai 8 hari mungkin ada Penumpang lain yang dapat diselamatkan ungkap Annete.

5.James Polehinke, Nekat Melompat Dari Pintu Darurat Pesawat


Tanggal 27 Agustus 2006 menjadi hari naas bagi penerbangan Pesawat Delta Connection Flight 5191. Saat penerbangan menuju ke Atlanta dari Lexington dengan membawa 47 penumpang dan 3 awak Pesawat. Saat lepasa landas untuk penerbangan komersial pertama kalinya terjadi kekeliruan jalur lepas landas. Entah bagaimana kesalahan ini terjadi, lepas landas yang direncanakan di jalur Runway 22 menjadi di jalur Runway 26.

Akibatnya sungguh fatal, jalur 26 ini lebih pendek 1.200 m dibandingkan jalur Runway 22. Karena itu sebelum mencapai akhir jalur landasan, pesawat ini menabrak sisi jalan landasan sebelum dapat berhasil terbang. James Polehinke seorang perwira AU adalah satu-satunya orang yang selamat dalam kecelakaan tragis tersebut.

Dirinya menuturkan bahwa ada kesalahan dari lepas landas pesawat, detik-detik sebelum terjadi tabrakan James bersiap di samping pintu darurat untuk meloncat dari pesawat. Kecelakaan pun tak dapat dihindarkan Pesawat membentur tembok pembatas landasan hingga ke tepi pohon jalan. Semua penumpang tewas, dan James sendiri mengalami patah Tulang paru-paru, pendarahan berat serta gegar otak. Dan untuk menyelamatkan nyawanya James terpaksa di Amputasi kaki kirinya akibat infeksi syaraf.

6.Bahia Bakari, Mengapung di Laut Selama 9 Jam


Bahia Bakari gadis kecil kelahiran 1996 asal Paris ini dijuluki The miracle girl (gadis ajaib) oleh Pers Dunia. Bakari adalah satu-satunya Korban yang selamat dari Kecelakaan Pesawat Yemenia Flight 626-A310 yang jatuh ke Samudera Hindia di pantai utara Grande Comoro pada tanggal 30 Juni 2009. Dalam Musibah itu menewaskan 152 Awak dan Penumpang Pesawat termasuk Ibunya.

Namun nasib baik berpihak kepada Bakari yang walau tidak bisa berenang dan tidak menggunakan Jaket pelampung, dirinya menempel pada pecahan puing sayap pesawat. Selama 9 jam dirinya mengapung di laut hingga Team Penyelamat datang untuk menolong. Saat mendapat perawatan tulang Iga dan Selangka di rumah sakit Paris, dirinya menuturkan bahwa ia dan Ibunya hendak liburan musim panas di Komoro, Prancis. Dan Ia merasa sedih Ibunya juga ikut tewas dalam tragedi kecelakaan tersebut.

7.Vesna Vulovic, Menjadi Rekor Dunia Manusia yang Tetap Hidup dari Kejatuhan 33000 kaki Tanpa menggunakan Parasut


Vesna Vulovic dijadikan Rekor Dunia oleh Guinnes World Records untuk bertahan dari kejatuhan setinggi 33000 kaki tanpa menggunakan Parasut. Tragedi naas ini bukan terjadi karena kesalahan Pilot ataupun Kondisi Pesawat, melainkan ulah Terorist Ekstrim Kanan Kroasia yang meledakkan Bom di Pesawat Jet Light 367.

Ledakkan tersebut membuat tubuh Pesawat pecah menjadi dua dan jatuh terbakar di desa Kamenice- Czechoslovakia. Akibat kejadian itu kedua kakinya patah dan mengalami cedera otak hingga mengalami koma selama 27 hari.

Vesna Vulocic, wanita yang saat itu berusia 22 tahun pada saat Insiden Peledakkan Bom itu, menjadi satu-satunya korban yang selamat dari 28 Penumpang Pesawat. Dan setelah mendapatkan pemulihan dari rumah sakit, Vesna sudah dapat berjalan dan bekerja sebagai Pramugari kembali.

8.Letnan Martin Farkas, Selamat karena menemukan Sebuah Ponsel


Sebuah Kecelakaan Pesawat Militer Antonov An-24 terjadi pada tanggal 19 Januari 2006. Pesawat itu ditumpangi oleh 44 Pasukan Penjaga Perdamaian Slowakia (Slovak). Pesawat itu jatuh di Borso Hill setelah menabrak puncak pohon hingga menyebabkan Pesawat Terbakar. Lokasi Kecelakaan berada di ketinggian 23.000 kaki dengan kondisi cuaca sangat dingin dan ekstrim.

Dalam Kecelakaan tersebut seluruh awak pesawat tewas dan hanya Letnan Fartin Markas satu-satunya awak pesawat yang selamat. Dalam kondisi Kritis ia menemukan sebuah Ponsel dan segera menelpon Istrinya untuk menghubungi Layanan Penyelamatan Militer.

Dan akhirnya Team Penyelamat datang dan mengevakuasi dirinya untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit. Kini Fartin Markas telah sembuh dari Luka Infeksi Paru-paru dan Pembengkakan Otak akibat Insiden tersebut, walau mengalami bekas cacad di wajahnya.

9.George Lamson,JR Selamat karena Terikat dengan Bangku Kursinya


Sehari setelah Pertandingan Super Bowl XIX saat San Fransisco 49ers mengalahkan Miami Dolphins, Lamson dan Ayahnya yang saat itu sedang berada di Nevada berencana pulang ke rumahnya dengan menggunakan Pesawat Galaxy Airlines Flight 203. Ketika dalam penerbangan Pilot pesawat merasakan ada kepincangan mesin pesawat dan berinisiatif untuk kembali ke landasan penerbangan Reno Nevada.

Namun usaha itu tidak berhasil, pesawat jatuh dan terbakar di tengah pusat perkotaan. Sebanyak 71 Penumpang Meninggal dalam Insiden Kecelakaan 21 Januari 1985 itu. George Lamson, 21 tahun menjadi satu-satunya orang yang selamat dari kecelakaan maut itu. Dirinya ditemukan petugas penyelamat dalam keadaan terikat di bangku kursinya yang terlempar dari Tubuh Pesawat.

10.Juliane Koepcke, Bertahan Hidup di Hutan Selama 11 Hari


Sebuah Pesawat Lansa Filght 508 yang menuju ke Peru terjebak dalam Badai pada tanggal 21 Desember 1971. Kemudian Pesawat Jatuh ke dalam Hutan Amazon akibat sambaran Petir. Juliane Koepcke,17 tahun penumpang wanita yang berhasil selamat dari musibah tersebut, terlempar dari pesawat di ketinggian 10.000 kaki tanpa parasut dalam keadaan terikat dengan bangku kursinya.

Selama hampir 11 hari dia bertahan di pedalaman hutan dengan kondisi luka dalam di lengan dan kaki, gegar otak dan mengalami patah tulang leher. Hingga dirinya berhasil menemukan kamp penebang hutan yang kemudian membawanya ke rumah sakit. Peristiwa itu menewaskan 14 penumpang pesawat.

11.Mohammed El-Fateh Osman, Bayi 2 Tahun yang selamat dari Keadaan Kritis


Batita malang ini mengalami Luka bakar kritis dan kehilangan bagian bawah tapak kaki kanannya akibat kecelakaan pesawat Sudan Airways Boeing 737 yang jatuh dalam perjalanan dari Bandara Port Sudan Khartoum pada tanggal 8 Juli 2003. Penyebab jatuhnya pesawat akibat salah satu mesin tidak berfungsi dengan baik hingga Pilot Pesawat mencoba melakukan Pendaratan Darurat.

Pesawat yang ditumpangi bersama Ibunya itu menewaskan sekitar 116 Penumpang yang diantaranya termasuk 4 bayi,14 anak kecil dan Ibunya. Mohammed bocah berusia 2 tahun ini mendapat perawatan di Rumah Sakit Broomfield Chelmsford di Sudan yang kemudian dipindah ke Rumah Sakit Great Ormond Street di London karena Rumah sakit itu tidak memiliki Unit Spesialis Luka Bakar.

Team Dokter Rumah Sakit Great Ormond menuturkan, bahwa Mohammed hanya mempunyai harapan hidup beberapa hari saja, karena kondisi kritis tubuhnya. Namun keajaiban terjadi, lebih dari 2 tahun kesehatan Mohammed berangsur-angsur membaik dan kini dia hidup normal seperti anak-anak kecil lainnya.

12.Neuba Tessoh, satu-satunya Korban Selamat dari Jatuhnya Pesawat Varig Airlines 707

 
Mesin Pesawat yang tidak dapat berjalan dengan baik seringkali menjadi faktor utama penyebab kecelakaan seperti juga yang di alami Pesawat Varig Airlines Boeing 707 yang Jatuh setelah Take Off sekitar 18 mil dari dari Bandara Abidjan, Pantai Gading.
Jatuhnya Pesawat yang bertujuan ke Rio De Janeiro pada tanggal 3 Januari 1987 itu menewaskan 12 Kru dan 38 Penumpang Pesawat. Satu-satunya orang yang selamat dalam kecelakaan itu adalah Gadis Kecil bernama Neuba Tessoh.

[ source ]
Read More..